Indonesia | English | Arabic
Senin, 10 Desember 2018
Anda di : Home >> Berita >> Kuliah Umum "Entrepreneur Leadership Charakter"

Berita

Kuliah Umum "Entrepreneur Leadership Charakter"
» Rabu, 16 Mei 2018| 15:00 | Dibaca: 1469 kali | Kategori : Berita STIKES

Kuliah Umum "Entrepreneur Leadership Charakter"

Rabu, 16 Mei 2018 Stikes Muhammadiyah Bojonegoro mengadakan kuliah umum tentang Entrepreneur Leadership Charakter oleh nara sumber Bapak Dr. H. Suyoto, M.Si. Kuliah umum yang dihadiri seluruh mahasiswa S1 dan D3 mulai dari semester 1-6 dilaksanakan di kampus baru Stikes Muhammadiyah Bojonegoro di Jl. Veteran gang Maboro. Tujuan dari kuliah umum ini adalah mengajak kepada seluruh mahasiswa Stikes Maboro, selain menjadi seorang mahasiswa yang notabene selalu berkaitan dengan tugas dan akademik tetapi disini Stikes Maboro membentuk mahasiswa yang mandiri dengan belajar berwirausaha, belajar menjadi pemimpin dan membentuk karakter pada diri mahasiswa. Kampus yang berlatar belakang kesehatan ini mempunyai keunggulan yaitu Entrepreneur Leadership Charakter yang berbeda dengan kampus-kampus kesehatan yang lain kata, Bapak Ns. Sudalhar, M.Kep selaku ketua Stikes Maboro.

Kang Yoto yang sudah menjalani kisah hidupnya bersama rakyat Bojonegoro selama 10 tahun dapat dianggap kepemimpinan Kang Yoto sudah sangat berpengalaman dalam membawa nama Bojonegoro harum di mata dunia, selain itu Kang Yoto mampu mengentas kemiskinan rakyat Bojonegoro. Cara kepemimpinan Kang Yoto sangat perlu dibagikan kepada seluruh mahasiswa Stikes Maboro. Kang yoto menyampaikan seorang leader harus memiliki soft skill antara lain mampu menginspirasi, sikap positif, komitmen, percaya diri, komunikasi, jujur, pendekatan personal, kreatif, paparnya dalam kuliah umum kemarin.

Selain itu, Seminar dengan target menumbuhkan jiwa wirausaha kepada seluruh mahasiswa Stikes Maboro ini, Kang Yoto juga memaparkan bahwa kita harus mempunyai nilai jual yang dibutuhkan masyarakat atau sesuai dengan situasi dan kondisi sekarang ini. Kegagalan dalam menjual sesuatu dikarenakan beberapa factor diantaranya, factor tidak mau berjualan, tidak faham kebutuhan konsumen, tidak faham apa yang dijual, tidak faham dan tidak cakap dalam berjualan. Kang Yoto memberikan resep bagaimana dirinya sampai bisa menjadi penjual yang sukses selama 10 tahun menjadi bupati yaitu terinspirasi dengan ayat al qur’an yang berbunyi ‘khairunnas anfa’uhum linnas’.


Comment:


Add New Comment:


Nama: *

Email / HP:

Komentar: *

characters left


Enter code *